Prindu Gamelan (ii)

Kalut tinta tidak
bermadah
lewat pertemuan
dua insan
berbicara tanpa lisan
mata bertentang
sekilas hanya
senyum menguntum
tidak menawan

Prindu Gamelan
hatinya tertaut
tidak disambut
Puteri Bonang
puspitaku dewi

Advertisements

Prindu Gamelan

Bagaimanakah harus aku
meluruh rinduku yang dulu
pada sang Bonang yang khayalkan
malamku yang dungu

Prindu Gamelan ini tetap tegun selama
di balik tiraian nipis, bercumbu
nan lirih bayang-bayang dan suara
yang luncuri aku ke bimasaktimu

Puspitaku dewi seindah maya
Gemalai tubuh mengulit khayalan
Sepi perkusi menghambat raya
Menyeru pulang si Prindu Gamelan

Bandar Baru Bangi
2013