Manuskrip

Kawan rapat saya mati hari ini. Atau mungkin semalam. Tapi peliknya, saya tak rasa apa-apa kepedihan dan kesedihan langsung. Malahan saya berasa lega dan sangat selesa dengan berita kematian dia. Ini semua disebabkan oleh satu perkara dan hanya satu perkara sahaja: Sekarang saya rasa saya sudah bersedia, dengan kelapangan hati dan kejernihan akal, untuk menyiapkan manuskrip saya yang tergendala, kerana dia, kawan rapat saya itu, sudah tidak wujud lagi untuk menjadi penghalang di antara saya dan kebermungkinan kewujudan sebuah novel karangan saya sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s