Hidrat

Benarkah semalam, kita menyaksikan jiwa-jiwa yang terhidrat dari setiap tegukan bir Belanda di tebing batu laut Stulang? Aku memanggil namamu dari desa yang kosong di malam hari.

Tidakkah kau mendengar?

Laguku tidak lagi mempunyai tuan. Setelah cintaku tertanam bersama jasad yang kejung di sebina tugu kegelapan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s